Broken Beach Nusa Penida adalah salah satu landmark alam paling ikonik di pulau ini, terkenal dengan lengkungan batunya yang spektakuler yang membentuk teluk melingkar terhubung ke laut. Terletak di pantai barat, tempat ini menawarkan salah satu pemandangan pesisir paling unik di Bali.
Saya pertama kali mengunjungi Broken Beach pada 14 Juli 2017, ketika di sini benar-benar tidak ada apa-apa — tidak ada jalan yang layak, tidak ada parkir, tidak ada warung, tidak ada pagar atau rambu peringatan, tidak ada keramaian, hanya alam yang masih alami. Sejak itu saya sudah kembali berkali-kali, dan saya masih melewatinya hampir setiap minggu dalam perjalanan menyelam ke Manta Point, yang terletak tepat di bawah tebing-tebing ini. Menyaksikan tempat ini berubah sungguh sesuatu: jalan akses beraspal, area parkir yang layak, warung-warung, dan loket tiket kini bermunculan, dan pada hari yang ramai lengkungan ini dikelilingi wisatawan harian yang datang dengan bus.

👉 Hanya beberapa menit dari sana, Angel’s Billabong adalah kolam infinity alami yang terukir di batu karang, terkenal dengan airnya yang jernih kristal dan latar laut yang dramatis — menjadikan kedua tempat ini sempurna untuk dikunjungi bersamaan.
Bersama-sama, Broken Beach dan Angel’s Billabong termasuk di antara tempat terbaik yang wajib dilihat di Nusa Penida, menarik pengunjung karena keindahannya yang alami, peluang fotografi, dan formasi geologis yang unik.
👉 Merencanakan perjalanan Anda? Baca panduan lengkap wisata Nusa Penida kami untuk itinerari, tips transportasi, tempat menginap terbaik, dan saran musiman.
Apa itu Broken Beach Nusa Penida?
Broken Beach adalah lengkungan batu alami yang membentuk teluk melingkar terhubung ke laut melalui terowongan di tebing. Dikenal secara lokal sebagai Pasih Uug, ini adalah salah satu titik pandang yang paling banyak difoto di Nusa Penida.
🌴 Broken Beach Sekilas
- 📍 Lokasi: Nusa Penida Barat
- 🌊 Daya tarik: lengkungan batu alami & teluk melingkar
- 🚫 Akses: hanya titik pandang (tidak ada akses ke pantai)
- ⏱️ Waktu yang dibutuhkan: 30–60 menit
- 📸 Waktu terbaik: pagi atau sore hari menjelang petang
👉 Pengalaman terbaik: gabungkan dengan Angel’s Billabong yang ada tepat di sebelahnya

Mengapa Broken Beach terkenal?
Broken Beach terkenal karena lengkungan alaminya yang spektakuler dan teluk melingkarnya — salah satu formasi paling unik di Nusa Penida. Terletak di pantai barat Nusa Penida, formasi geologis spektakuler ini menciptakan salah satu lanskap paling ikonik di Bali.
Tidak seperti pantai pada umumnya, Broken Beach (dikenal secara lokal sebagai Pasih Uug) tidak dapat diakses dari bawah. Pengunjung berjalan menyusuri tebing untuk mengagumi pemandangan dramatis lengkungan dan air berwarna pirus yang mengalir ke dalam teluk melalui terowongan alami. Bentuknya yang tidak biasa, dipadukan dengan tebing di sekitarnya dan pemandangan laut, menjadikannya salah satu tempat yang paling banyak difoto di Nusa Penida.

Bisakah Anda turun ke Broken Beach?
Tidak, Anda tidak bisa turun ke Broken Beach. Tidak ada akses ke air atau ke bagian dalam teluk, karena tebingnya curam dan sepenuhnya tertutup.
Broken Beach adalah lokasi yang hanya berupa titik pandang, dan pengunjung hanya dapat berjalan di sekitar puncak tebing untuk menikmati pemandangan. Mencoba turun sangat berbahaya dan sangat tidak disarankan.
Satu tips dari pengalaman: jangan datang dengan harapan menemukan pantai. Saya pernah mengajak seorang teman ke sini yang benar-benar kecewa — ia membayangkan pasir dan berenang, tetapi tidak ada pantai yang bisa diakses di Broken Beach. Ini adalah titik pandang di puncak tebing yang menghadap teluk melingkar tertutup, dan justru itulah yang membuatnya istimewa.

Apakah Broken Beach berbahaya?
Anda mungkin akan berjalan mengelilingi teluk dan mengambil banyak foto — tetapi hati-hati saat berswafoto! Beberapa wisatawan yang ceroboh telah melangkah mundur terlalu jauh saat mengambil gambar dan terjatuh. Rambu peringatan kini telah dipasang untuk mengingatkan pengunjung akan bahaya terjatuh. Beberapa beruntung selamat, seperti seorang influencer yang jatuh dari tebing pada awal tahun 2023 — ia jatuh sejauh 45 meter, koma selama beberapa hari, tetapi secara ajaib keluar dari rumah sakit hanya dengan patah kaki. Sayangnya, sebagian besar kecelakaan lainnya berakibat fatal.
Terlepas dari apa yang mungkin disiratkan oleh namanya, sebenarnya tidak ada pantai yang sungguhan di Broken Beach, dan tidak mungkin turun ke air. Pada insiden terbaru, tim penyelamat membutuhkan lebih dari dua setengah jam untuk mengevakuasi korban dari dasar tebing.
Sedikit tentang bagaimana saya mengetahui semua ini: saya sendiri belum pernah menyaksikan langsung kejatuhan yang serius di sini, tetapi saya membaca pers lokal Indonesia setiap hari, dan kecelakaan di Broken Beach dilaporkan dengan keteraturan yang menyedihkan — biasanya dengan inisial korban, waktu tim penyelamat tiba di lokasi, dan hasil operasi. Yang memang saya saksikan dengan mata kepala sendiri, hampir setiap kunjungan, adalah perilaku berisiko yang menyebabkannya: orang-orang melangkah mundur ke arah tepi jurang demi mendapatkan foto sempurna. Tepi tebing tidak berpagar di beberapa tempat dan batunya bisa runtuh, jadi jauhilah tepiannya.

Apa itu Angel’s Billabong?
Angel’s Billabong adalah kolam batu alami yang terletak di pantai barat Nusa Penida, terbentuk oleh erosi laut di sepanjang tebing. Istilah billabong sebenarnya berasal dari Australia dan merujuk pada kolam terisolasi yang terbentuk ketika sebuah sungai mengubah alirannya. Namun, di Nusa Penida, Angel’s Billabong bukanlah formasi sungai melainkan kolam infinity alami yang terukir di batu oleh laut.
Saat air surut, kolam menjadi tenang dan jernih kristal, menghadirkan tempat yang unik dan indah yang tampak seperti kolam renang alami. Saat air pasang, ombak dapat menghantam kolam, membuat kondisinya jauh lebih berbahaya.
Karena bentuknya yang unik, airnya yang jernih, dan latar pesisirnya yang dramatis, Angel’s Billabong adalah salah satu tempat paling populer dan paling banyak difoto di Nusa Penida.

Bisakah Anda berenang di Angel’s Billabong?
Tidak, berenang di Angel’s Billabong tidak disarankan dan kini secara resmi dilarang. Meskipun kolam alami ini mungkin tampak tenang dan menggoda saat air surut, kondisinya dapat berubah dengan sangat cepat.
Ombak dapat tiba-tiba menghantam kolam tanpa peringatan, menciptakan gelombang kuat yang dapat menjatuhkan orang dan menyeret mereka ke laut. Begitu berada di luar kolam, hampir mustahil untuk kembali karena arus yang kuat dan batu yang tajam.
Menyusul kecelakaan fatal pada Februari 2023, otoritas setempat melarang berenang di Angel’s Billabong. Meski demikian, beberapa pengunjung masih mengambil risiko dan mengabaikan saran keamanan — yang dapat berakibat serius.
👉 Foto-foto di bawah ini, diambil hanya berselang beberapa menit, dengan jelas menunjukkan betapa cepatnya kondisi dapat berubah.


Apakah Angel’s Billabong aman?
Angel’s Billabong bisa berbahaya bahkan jika Anda tetap berada di luar air. Tepian berbatu di sekitar kolam dapat menjadi licin, dan ombak kuat dapat membesar secara tak terduga, mencapai area pengamatan.
Beberapa kecelakaan terjadi ketika pengunjung berdiri terlalu dekat dengan tepian, terutama saat kondisi laut sedang ganas. Dalam beberapa kasus, ombak menjatuhkan keseimbangan orang atau menyeret mereka ke arah laut.
Saya akan berterus terang, karena saya melihatnya terus-menerus: orang masih saja masuk ke dalam kolam Angel’s Billabong meski ada larangan, dan saya telah menyaksikan lebih dari satu orang terjatuh dihantam ombak yang muncul entah dari mana. Yang lain berdiri tepat di tepian dan basah kuyup diterjang gelombang yang mencapai area pengamatan. Laut di sini benar-benar tidak dapat diprediksi — kagumi kolamnya, tetapi anggap baik air maupun tepiannya sebagai area terlarang.
👉 Sangat penting untuk menjaga jarak aman dari tepian, mengikuti instruksi pemandu Anda, dan jangan pernah mendekati kolam saat laut sedang ganas.
Cara teraman untuk menikmati Angel’s Billabong adalah mengaguminya dari titik pandang yang aman dan terus waspada terhadap kondisi yang berubah-ubah.

Manta Bay
Jika Anda beruntung, Anda mungkin bisa melihat pari manta dari lengkungan. Tebing ini sebenarnya terletak tepat di atas Manta Bay, tempat populer untuk tur snorkeling. Manta Bay juga merupakan spot menyelam. Tujuan menyelam di sini sebenarnya bukan untuk melihat pari manta — jauh lebih baik pergi ke Manta Point untuk itu — melainkan untuk mencoba melihat Mola Mola (ikan matahari laut) di sepanjang dinding dalam yang terbuka ke laut lepas.
Inilah perspektif yang tidak pernah didapat sebagian besar pengunjung: dalam perjalanan menyelam ke Manta Bay, saya pernah berlayar langsung masuk ke teluk melingkar Broken Beach dari laut lepas, memandang lengkungan dari air ke atas. Dengan keramaian yang berbaris di puncak tebing di atas, saya cukup yakin bahwa selama bertahun-tahun saya akhirnya muncul di latar belakang ratusan foto wisatawan.

👉 Lihat panduan kami untuk menyelam bersama pari manta di Nusa Penida

The Octopus Queen
Penida Swing Park akan segera dibuka di dekat Broken Beach. Fitur utamanya adalah “Octopus Queen”, patung bambu monumental yang menggambarkan gurita raksasa, dipasang tepat di tepi tebing. Dirancang untuk menjadi landmark budaya baru pulau ini, karya seni ini bertujuan menampilkan keahlian Bali dalam konstruksi bambu sekaligus menawarkan latar pemandangan yang memukau bagi pengunjung. Penida Swing Park juga akan menampilkan ayunan panoramik dan platform pengamatan yang menghadap ke laut.

Cara menuju Broken Beach dan Angel’s Billabong
Dulu terpencil dan sulit dijangkau, kawasan ini kini mudah diakses, hanya bagian akhir jalan yang masih mengingatkan pada asal-usulnya yang liar.
Dengan skuter atau mobil
Untuk menuju Broken Beach dari Toyapakeh, beloklah ke kiri di persimpangan setelah desa Sakti. Jalan di sebelah kanan menuju Crystal Bay, sedangkan jalan di sebelah kiri adalah yang harus Anda ambil. Kemudian, ambil belokan pertama ke kanan dan ikuti rambu jalan. Sebagian besar jalan sudah baru, tetapi Anda dapat menghindari beberapa ratus meter terakhir jalan tanah dengan berbelok ke kiri di rambu ‘Wayan Coffee’. Anda dapat parkir di dekat Broken Beach dan berjalan kaki ke Angel’s Billabong dari sana.
Dibutuhkan sekitar 40 menit untuk menuju Broken Beach dan Angel Billabong dari Toyapakeh maupun Crystal Bay. Dari Kelingking Beach, titik pandang paling terkenal di pantai barat, perjalanannya hanya sekitar 20–30 menit — itulah sebabnya ketiganya hampir selalu digabungkan dalam satu hari yang sama.
👉 Sebagian besar pengunjung menggabungkan Broken Beach dengan Kelingking Beach dan Crystal Bay dalam tur Nusa Penida bagian Barat. Anda juga dapat menjelajahi Diamond Beach dan Atuh Beach di pantai timur untuk lanskap yang benar-benar berbeda.
Untuk informasi lebih lanjut tentang berkendara dan berkeliling Nusa Penida, Anda dapat membaca panduan Berkeliling Nusa Penida kami.

Mendaki dari Crystal Bay ke Broken Beach
Saya sendiri pernah melakukan pendakian ini sekali, dan saya bisa memastikan ini adalah petualangan, bukan jalan-jalan santai. Mendaki ke Broken Beach dari Crystal Bay memang memungkinkan, tetapi jalurnya tidak mudah dilalui. Perjalanan memakan waktu sekitar dua jam. Sepatu yang layak adalah keharusan untuk pendakian ini. Titik awal jalur relatif mudah ditemukan. Menghadap laut di Crystal Bay, berjalanlah ke sisi kiri pantai. Di sana Anda akan menemukan tangga yang menanjak ke atas bukit lalu menurun ke Pandan Beach. Dari sana, Anda harus mendaki ke puncak bukit berikutnya, yang bisa cukup menantang. Menemukan jalur melalui hutan di sisi lain pantai kedua mungkin juga sedikit rumit.
Begitu Anda keluar dari hutan, jalannya menjadi relatif datar hingga Anda mencapai Broken Beach. Rute ini tidak terlalu jelas, tetapi jika Anda memiliki Google Maps, Anda seharusnya dapat menemukan jalan. Baru-baru ini, beberapa orang mengaku berhasil mencapai Crystal Bay dari Broken Beach dengan skuter, mengikuti rute yang ditunjukkan di Google Maps. Namun, saya telah mencoba menemukan jalan ini tanpa berhasil.

Cara menuju Broken Beach dan Angel’s Billabong dari Bali
Baca panduan kami tentang cara menuju pulau Nusa Penida dari Bali untuk mengetahui pelabuhan dan fast boat mana yang harus dipilih, jadwal, dan harganya
Bisakah Anda menerbangkan drone di Broken Beach dan Angel’s Billabong?
Ya, Anda dapat menerbangkan drone di Broken Beach dan Angel’s Billabong, dan ini adalah salah satu tempat terbaik di Nusa Penida untuk fotografi udara. Lengkungan alami Broken Beach dan garis pantai dramatis di sekitar Angel’s Billabong menawarkan pemandangan spektakuler dari atas.
Untuk hasil terbaik, saya menyarankan terbang pada ketinggian sekitar 100–150 meter dan mengambil bidikan vertikal untuk sepenuhnya memperlihatkan teluk melingkar dan formasi batuannya.
Namun, kehati-hatian ekstra diperlukan jika Anda berniat terbang di bawah lengkungan Broken Beach. Banyak drone yang hilang di sini.
Mengapa? Ketika sebuah drone melintas di bawah lengkungan, ia sering kehilangan sinyal dengan pengontrol. Sebagai fitur keamanan, drone mungkin secara otomatis naik untuk mendapatkan kembali koneksi — tetapi langit-langit batunya terlalu rendah, menyebabkan drone menabrak lengkungan dan jatuh ke laut.
👉 Jika Anda ingin merekam di bawah lengkungan, Anda memiliki dua opsi yang lebih aman:
- terbang cepat dan mulus melalui lengkungan tanpa berhenti
- atau hentikan rekaman sebelum lengkungan, terbang menyeberang, lalu lanjutkan merekam di sisi lain
Dalam kebanyakan kasus, lebih aman untuk menghindari terbang di bawah lengkungan sama sekali dan sebagai gantinya mengambil bidikan udara lebar dari atas.

Kapan waktu terbaik untuk pergi ke Broken Beach dan Angel’s Billabong ?
Broken Beach, Angel’s Billabong, dan Kelingking Beach adalah destinasi populer bagi wisatawan harian. Untuk menghindari keramaian, sebaiknya berkunjung di luar jam-jam sibuk, yaitu pukul 11.00 hingga 15.00. Namun, rencanakan untuk tiba sebelum pukul 14.00 jika Anda ingin mengabadikan foto kolam alami Angel’s Billabong di bawah sinar matahari.
Broken Beach vs Angel’s Billabong: mana yang lebih baik?
Keduanya layak dikunjungi — dan sebagian besar wisatawan melihat keduanya bersamaan. Broken Beach terkenal dengan lengkungan alaminya yang spektakuler dan pemandangan panoramik, sedangkan Angel’s Billabong menonjol karena kolam batunya yang unik dan latar lautnya yang dramatis.
👉 Karena keduanya terletak hanya beberapa menit terpisah, pilihan terbaik adalah cukup mengunjungi keduanya dalam pemberhentian yang sama.
Kesimpulan
Broken Beach, Angel’s Billabong, dan Octopus Queen dengan sempurna menangkap keindahan alami dan karakter dramatis pantai barat daya Nusa Penida. Baik Anda datang untuk pemandangannya, fotonya, atau atmosfer unik kawasan ikonik ini, ini adalah pemberhentian yang benar-benar mendefinisikan pesona liar pulau ini.
Untuk gambaran yang lebih luas dan untuk merencanakan sisa perjalanan Anda, jelajahi Panduan lengkap Nusa Penida kami, di mana Anda akan menemukan segala yang Anda butuhkan untuk memaksimalkan waktu Anda di pulau ini.

Nusa Penida Travel Guide
Plan your trip to Nusa Penida with our local expert guide: beaches, diving sites, hotels, transport tips, itineraries and seasonal advice.

Where to stay in Nusa Penida
How to choose where to stay in Nusa Penida among the 500 listed hotels. 5 stars, boutique hotel, glamping or charming bungalows?

Top 15 to see in Nusa Penida
After more than 10 years exploring Nusa Penida, I’ve updated my list of the 15 most incredible places to see on the island — from stunning beaches to dramatic cliffs.
FAQ – Broken Beach & Angel’s Billabong, Nusa Penida
Apakah Broken Beach layak dikunjungi?
Ya, Broken Beach adalah salah satu tempat paling ikonik di Nusa Penida, terkenal dengan lengkungan batu alami dan teluk melingkarnya.
Mengapa disebut Broken Beach?
Disebut Broken Beach karena tebingnya secara harfiah “patah”: gua laut yang runtuh meninggalkan lengkungan alami dan teluk melingkar yang terhubung ke laut melalui terowongan. Nama lokalnya, Pasih Uug, kurang lebih berarti “pantai yang rusak” dalam bahasa Bali.
Bisakah Anda berenang di Broken Beach?
Tidak, Anda tidak bisa berenang di Broken Beach. Tidak ada akses ke air.
Apakah Broken Beach berbahaya?
Ya, Broken Beach bisa berbahaya karena tebingnya yang tinggi dan tepiannya yang tidak stabil. Pengunjung harus menjaga jarak aman dari tepian.
Apakah ada yang pernah meninggal di Broken Beach atau Angel’s Billabong?
Ya. Kejatuhan fatal dari tebing Broken Beach dan orang-orang yang terseret dari kolam Angel’s Billabong telah dilaporkan di pers lokal, termasuk kecelakaan fatal pada Februari 2023 yang menyebabkan berenang resmi dilarang di Angel’s Billabong. Selalu jauhi tepian dan jangan pernah masuk ke kolam.
Apakah Angel’s Billabong layak dikunjungi?
Ya, Angel’s Billabong adalah salah satu tempat paling unik di Nusa Penida, terkenal dengan kolam batu alaminya.
Bisakah Anda berenang di Angel’s Billabong?
Tidak, berenang dilarang karena ombak yang berbahaya dan gelombang laut yang kuat.
Seberapa jauh Broken Beach dari Kelingking Beach?
Broken Beach berjarak sekitar 20–30 menit berkendara dari Kelingking Beach dengan skuter atau mobil, itulah sebabnya keduanya hampir selalu digabungkan dalam satu tur harian pantai barat yang sama.
Seberapa jauh Angel’s Billabong dari Broken Beach?
Angel’s Billabong terletak hanya beberapa menit dari Broken Beach dan diakses dari area yang sama.
Kapan waktu terbaik untuk mengunjungi Broken Beach dan Angel’s Billabong?
Pagi hari atau sore hari menjelang petang adalah yang terbaik untuk menghindari keramaian dan mendapatkan pencahayaan yang lebih baik.
Berapa lama waktu yang Anda butuhkan di Broken Beach dan Angel’s Billabong?
Sebagian besar pengunjung menghabiskan 1 hingga 2 jam untuk menjelajahi kedua tempat.
Broken Beach vs Angel’s Billabong: mana yang lebih baik?
Keduanya layak dikunjungi dan biasanya dijelajahi bersamaan dalam pemberhentian yang sama.
Bisakah Anda mengunjungi Broken Beach dan Angel’s Billabong dalam satu hari?
Ya, kedua tempat ini terletak bersebelahan dan dapat dengan mudah dikunjungi bersamaan.
