Mola Mola Manta Ray Nusa Penida Bali Dune Penida[:id]Ikan Mola Mola fish Manta Ray Nusa Penida Bali Dune Penida

Mola Mola di Nusa Penida: kapan dan di mana melihat ikan matahari

Oleh Blaise Jaeger · PADI Master Scuba Diver · Membuka pusat selam PADI pertama di Nusa Penida pada 2017 · Diperbarui 18 Agustus 2026

Mola Mola di Bali paling sering dijumpai di sekitar Nusa Penida, salah satu tempat terbaik di dunia untuk bertemu ikan langka dan menakjubkan ini. Dikenal juga sebagai ikan matahari, dan kini diidentifikasi lebih tepat sebagai Mola alexandrini di Nusa Penida, raksasa ini bisa mencapai panjang lebih dari 3 meter dan berat lebih dari 2 ton.

Saya bertemu Mola Mola pertama saya di Nusa Penida pada 2017, dan sejak itu saya sudah melihat puluhan ekor saat menyelam di seluruh pulau. Setiap perjumpaan tetap tak terlupakan — entah siluet raksasa yang muncul dari kedalaman atau kemunculan tiba-tiba di air biru.

👉 Dalam panduan ini Anda akan mengetahui kapan bisa melihat Mola Mola di Bali, di mana menyelam, dan bagaimana memaksimalkan peluang Anda.

Tempat terbaik untuk melihat ikan matahari di Bali adalah Nusa Penida, terutama antara Juli dan Oktober selama musim upwelling. Perjumpaan tidak dijamin, tetapi kondisi pada periode ini memberikan peluang tertinggi.

Mola Mola di Bali — fakta penting

  • 📍 Lokasi terbaik: Nusa Penida (Crystal Bay & lokasi sekitarnya)
  • 📅 Musim: Juli sampai Oktober
  • 🤿 Aktivitas: hanya menyelam
  • Tingkat keberhasilan: rendah sampai sedang (tergantung pemandu)
  • 📏 Kedalaman: umumnya 20–40 meter
  • 🌡️ Suhu air: 16–22 °C (lebih dingin di termoklin)
  • 🎓 Level yang disarankan: Advanced Open Water

👉 Sedang merencanakan perjalanan? Baca panduan perjalanan lengkap Nusa Penida kami

Penyelam mendekati Mola Mola raksasa di Crystal Bay, Nusa Penida
Perjumpaan dengan Mola Mola di Nusa Penida — salah satu penyelaman paling tak terlupakan di Bali

Apa itu Mola Mola?

Mola Mola adalah ikan bertulang sejati terberat di dunia dan salah satu hewan laut paling tidak biasa yang bisa Anda temui saat menyelam di Bali. Tubuhnya bulat dan pipih yang sangat khas, sering disamakan dengan kepala raksasa yang mengapung, tanpa ekor sungguhan, dengan sirip punggung dan sirip dubur panjang yang mendorongnya perlahan di dalam air.

Meski hidup di lautan seluruh dunia, Mola Mola sangat terkenal di Nusa Penida, Bali, tempat penyelam dari berbagai negara datang untuk mencoba bertemu spesies laut dalam yang langka ini.

Mola Mola melintas di dekat penyelam di Nusa Penida

Mengapa “Mola Mola” di Nusa Penida sebenarnya Mola alexandrini

Selama puluhan tahun, penyelam dan bahkan banyak publikasi ilmiah menyebut ikan matahari raksasa di perairan Bali sebagai Mola mola. Penelitian genetik terbaru menunjukkan bahwa spesies yang paling sering dijumpai di sekitar Nusa Penida sebenarnya adalah Mola alexandrini, yang juga dikenal sebagai ikan matahari selatan. Pembedaan ini dimungkinkan oleh analisis DNA modern, yang mengungkap bahwa beberapa spesies yang dulu dikelompokkan sebagai Mola mola ternyata merupakan jenis ikan matahari yang berbeda.

Karena “Mola Mola” tetap menjadi nama yang dipakai hampir semua penyelam, pusat selam, dan wisatawan, saya terus menggunakannya di sepanjang panduan ini. Namun secara ilmiah, ikan yang paling mungkin Anda temui di sekitar Nusa Penida adalah Mola alexandrini.

Close-up Mola alexandrini (biasa disebut Mola Mola) di Crystal Bay, Nusa Penida
Studi ilmiah terbaru menunjukkan bahwa ikan matahari raksasa yang rutin terlihat di sekitar Nusa Penida adalah Mola alexandrini, meski penyelam tetap menyebutnya “Mola Mola”.

Seberapa besar ikan matahari bisa tumbuh?

Mola Mola termasuk ikan bertulang sejati terbesar di dunia. Panjangnya bisa mencapai lebih dari 3 meter dan beratnya lebih dari 2 ton. Ikan ini juga terus tumbuh sepanjang hidupnya. Sebagai larva, ukurannya hanya beberapa milimeter. Ikan matahari muda berukuran sekitar 60 sentimeter. Mereka tumbuh cepat dan mencapai ukuran dewasa hanya dalam beberapa tahun.

Jantan mencapai kematangan seksual pada usia sekitar 10 tahun dan betina sekitar 14 tahun. Satu betina bisa melepaskan hingga 300 juta telur sekaligus, menjadikan ikan matahari salah satu hewan paling produktif di laut.

Ikan matahari melayang di atas terumbu di Crystal Bay, Nusa Penida
Mola Mola di Crystal Bay, lokasi paling diandalkan di Bali untuk ikan matahari

Seperti apa bentuk ikan matahari?

Ikan matahari punya penampilan khas yang mudah dikenali berkat tubuhnya yang bulat dan pipih. Kulitnya tebal dan sering berbintik. Warnanya bervariasi dari abu-abu keperakan sampai cokelat gelap, kerap dengan kilau keemasan atau keperakan. Sirip punggung dan sirip duburnya pendek dan letaknya berjauhan, sehingga ikan matahari terlihat seolah tidak punya ekor.

Bentuk dan penampilannya yang seperti hewan prasejarah sangat mengesankan dan tak terlupakan, apalagi kalau Anda bertemu ikan matahari seberat lebih dari satu ton di perairan Nusa Penida!

Tampak samping Mola alexandrini di Crystal Bay, Nusa Penida
Tubuh yang membulat, ekor yang menyusut (clavus), serta sirip punggung dan dubur yang tinggi membuat ikan matahari mudah dikenali.

Di mana Mola Mola hidup di dunia?

Ikan matahari hidup di perairan sedang dan tropis Samudra Hindia, Samudra Pasifik, dan Samudra Atlantik. Namun ikan ini dikenal karena kehadirannya yang sangat melimpah di sekitar Pulau Bali, Indonesia, dan lebih tepatnya di sekitar pulau tetangganya, Nusa Penida.

Ikan ini termasuk ikan pelagis. Ia terutama hidup sampai kedalaman sekitar 600 meter. Namun antara Juli dan Oktober, ikan matahari bisa rutin diamati dekat permukaan di Bali. Para peneliti memastikan bahwa ia mengikuti naiknya massa air dingin musiman yang membawa nutrien — fenomena yang dikenal sebagai upwelling.

Mola Mola dibersihkan sekelompok ikan layaran di dekat cleaning station Nusa Penida
Ikan layaran berkumpul untuk membersihkan parasit Mola Mola — pertanda ada satu di dekat sana

Mola Mola atau ikan matahari?

Namanya berasal dari bahasa Latin mola, yang berarti batu giling: batu besar berbentuk bundar, pipih, dan berwarna abu-abu — seperti roda kincir air kuno. Nama-nama “ikan bulan” yang dipakai di banyak bahasa — pesce luna dalam bahasa Italia, pez luna dalam bahasa Spanyol, peixe lua dalam bahasa Portugis, Mondfisch dalam bahasa Jerman, poisson lune dalam bahasa Prancis — tidak dijelaskan oleh bentuk bundarnya saja, melainkan oleh gabungan tubuh berbentuk cakram, kulit keperakan yang memantulkan cahaya, dan kebiasaannya berenang dekat permukaan, termasuk pada malam hari: sebuah cakram pucat yang berkilau tepat di bawah permukaan. Bahasa Inggris justru memakai kedua citra tersebut: ocean sunfish, yang biasanya dikaitkan dengan kebiasaannya berbaring rata di permukaan seolah berjemur, dan — lebih jarang — moonfish. Dalam bahasa Indonesia, citra mataharilah yang bertahan: ikan matahari.

Mola Mola melintas di sepanjang dinding Manta Point, Nusa Penida
Mola Mola di Manta Point (foto: Fhon)

Apa makanan Mola Mola?

Ikan matahari terutama memakan ubur-ubur, tetapi juga zooplankton, cumi-cumi, dan krustasea kecil. Karena makanan ini miskin nutrisi, ia harus dikonsumsi dalam jumlah besar: diperkirakan seekor ikan matahari seberat 120 kilogram perlu menelan sekitar 70 kilogram ubur-ubur setiap hari untuk memenuhi kebutuhan kalorinya.

Karena pola makannya, ikan matahari dianggap mata rantai penting dalam rantai makanan laut, membantu mengendalikan populasi ubur-ubur dan hewan laut lainnya. Para peneliti juga tertarik pada cara ikan matahari mengatasi racun ubur-ubur, yang bisa membantu memperbaiki penanganan sengatan ubur-ubur pada manusia.

Ikan matahari direkam di sebuah cleaning station di Nusa Penida

Parasit pada ikan matahari

Lebih dari 40 spesies parasit bisa hidup di permukaan dan di bawah kulit ikan matahari. Hal ini juga diduga menjelaskan naiknya ikan ini ke perairan yang lebih dangkal secara musiman. Ikan pembersih seperti ikan layaran membantunya melepaskan diri dari parasit. Ikan matahari kadang juga memiringkan tubuhnya di permukaan agar burung laut memakan parasitnya. Di Tugu kami bahkan pernah melihat satu ekor kecil melompat keluar dari air — kemungkinan upaya ekstrem untuk melepaskan parasit dari tubuhnya.

Mola alexandrini dibersihkan ikan layaran di sebuah cleaning station di Nusa Penida
Mola alexandrini sedang dibersihkan ikan layaran di sebuah cleaning station

Apakah Mola Mola termasuk spesies terancam?

Salah satu ancaman utama bagi ikan matahari adalah penangkapan berlebih, karena dagingnya dianggap hidangan istimewa di sejumlah budaya. Praktik perikanan yang tidak berkelanjutan juga menyebabkan ikan matahari tertangkap tanpa sengaja di jaring. Untungnya, banyak negara telah menerapkan aturan untuk membatasi penangkapannya.

Kalau Anda bertemu ikan matahari, penting untuk tetap diam dan tidak menyentuhnya. Ikan ini punya lapisan lendir pelindung yang mudah terkelupas oleh sentuhan manusia, sehingga membuatnya rentan terhadap infeksi.

Mola Mola naik dari biru dalam di perairan Nusa Penida
Ikan matahari sering muncul dari air biru tanpa aba-aba

Kapan dan di mana bisa melihat Mola Mola di Bali?

Musim ikan matahari berlangsung dari Juli sampai Oktober, bersamaan dengan upwelling. Dengan pemandu yang tepat, peluang melihatnya mendekati satu dari tiga penyelaman. Pada periode ini airnya lebih dingin — umumnya 16–22 °C, dan bisa turun sekitar 15–16 °C begitu Anda melewati termoklin — jadi wetsuit 5 mm sangat disarankan.

Anda bisa menjumpainya di lokasi selam mana pun di Pulau Nusa Penida. Tetapi lokasi paling terkenal adalah Crystal Bay. Bentuk lokasi ini memungkinkan Anda mendekati selat antara Nusa Penida dan Nusa Lembongan sambil tetap terlindung dari arus, yang bisa sangat kuat. Kami biasanya menunggu di salah satu ujung karang pulau kecil di depan teluk. Tempat itu disebut second corner.

Kabar musim 2026: awal yang luar biasa

Awal musim Mola 2026 di sekitar Nusa Penida luar biasa. Antara 25 Juli dan 12 Agustus, saya sendiri bertemu enam Mola alexandrini di Crystal Bay: tiga pada 25 Juli, satu pada 10 Agustus, dan dua pada 12 Agustus.

Pada periode yang sama, para pemandu Dune Penida mencatat setidaknya dua puluh perjumpaan Mola bersama tamu, kadang melihat sampai empat ekor sekaligus, dengan hari-hari paling aktif pada 9, 10, dan 11 Agustus.

Suhu air terasa jauh lebih dingin dibandingkan awal musim 2025, dengan termoklin yang kuat di sekitar Crystal Bay. Upwelling air dingin adalah salah satu kondisi kunci yang dikaitkan dengan naiknya Mola dari perairan dalam menuju cleaning station.

Mungkinkah ada pola bulan? Dalam penyelaman saya sendiri di sekitar Nusa Penida, saya memperhatikan bahwa banyak perjumpaan Mola terbaik saya terjadi pada hari-hari menjelang bulan purnama atau bulan baru. Pengamatan ini juga bertepatan dengan pertukaran pasang surut yang lebih kuat, meski saya belum menemukan studi ilmiah yang memastikan hubungan langsungnya.

Apakah sore hari bisa menambah peluang? Pada puncak pagi hari, bisa ada 15–20 kapal selam di Crystal Bay, sementara pada sore hari sering hanya ada satu kapal, dan jarang lebih dari dua. Dengan lebih sedikit penyelam, lebih sedikit gelembung, dan suara bawah air yang jauh berkurang, cleaning station memang terasa lebih tenang. Menurut pengalaman saya, jumlah penyelam yang jauh lebih sedikit ini tampaknya menciptakan kondisi yang lebih tenang di sekitar cleaning station. Apakah itu benar-benar menambah peluang melihat Mola, atau sekadar membuat ikannya lebih santai dan lebih mudah diamati, mustahil dipastikan.

Semua perjumpaan saya pada 2026 terjadi di sore hari, meski hal ini juga mencerminkan kenyataan bahwa saya hanya ikut menyelam bersama Dune Penida ketika masih ada tempat, karena tamu selalu didahulukan.

Ini semua adalah pengamatan lapangan, bukan aturan. Perjumpaan dengan Mola tetap sangat bervariasi dan bergantung pada suhu air, arus, jarak pandang, dan kondisi lainnya. Saya akan terus memperbarui bagian ini sepanjang musim 2026 dengan perjumpaan baru, suhu air, dan pengamatan lapangan.

Mencari ikan matahari itu seperti sebuah perburuan. Di sinilah seluruh kemampuan pemandu Anda diuji. Pemandu yang baik akan membawa Anda ke titik terbaik untuk mengamatinya, sambil tetap menjaga keselamatan.

Kalau Anda merasakan termoklin dan melihat sekelompok ikan layaran seolah menunggu sesuatu, lihatlah ke arah biru: ikan matahari mestinya tidak jauh.

Bagaimana bersikap saat Anda melihat Mola Mola

Ketika Mola Mola akhirnya muncul, hal terburuk yang bisa Anda lakukan adalah berenang lurus ke arahnya — ia akan turun kembali ke kedalaman dan menghilang. Jaga jarak, tetap tenang, dan amati. Aturan emasnya adalah tetap di belakang dan di atas pemandu Anda serta membiarkan ikan menentukan ritmenya. Satu-satunya saat Anda boleh mendekat perlahan adalah ketika Mola memiringkan tubuh sekitar 45 derajat dan ikan layaran mulai membersihkannya: saat itu ia sedang sibuk di cleaning station dan jauh lebih toleran terhadap penyelam. Dekati dengan lembut dan dari bawah, jangan pernah menutup jalannya ke laut lepas, dan jangan pernah mencoba menyentuhnya. Menghormati hewan ini justru yang memberi Anda perjumpaan paling lama dan paling tenang.

Mola Mola dan pemandu selam Imam di sebuah lokasi selam Nusa Penida, Bali
Mendekat perlahan dan dari bawah, saat ikan matahari sedang dibersihkan

Perjumpaan sempurna di cleaning station – 25 Juli 2026

Mola alexandrini (biasa disebut Mola Mola) di sebuah cleaning station di Crystal Bay, Nusa Penida
Crystal Bay, 25 Juli 2026: Mola ini bertahan cukup lama di cleaning station-nya sehingga bisa direkam di kedalaman 32 meter.

Pada 25 Juli 2026, saya mengalami salah satu perjumpaan Mola Mola terbaik musim ini di Crystal Bay.

Kondisinya nyaris ideal. Saya menyelam bersama sekelompok penyelam Advanced Open Water. Jarak pandang sangat baik — saya bisa melihat jelas terumbu menurun jauh melewati 40 meter — dan arusnya hanya ringan.

Kami memeriksa first corner lebih dulu di sekitar 25 meter, tetapi tidak ada tanda-tanda ikan matahari. Saat kami perlahan bergerak ke arah second corner, tiga Mola Mola muncul satu per satu di air biru.

Saya turun hati-hati sampai sekitar 32 meter untuk merekam salah satunya saat dibersihkan beberapa ikan layaran. Dalam beberapa saat itu, suhu air tiba-tiba turun dari sekitar 26 °C ke tepat di bawah 20 °C ketika kami melewati termoklin.

Mola itu tetap sepenuhnya santai. Sesekali ia menatap saya langsung, seolah memastikan saya tidak mendekat lagi, lalu dengan tenang membiarkan ikan layaran melanjutkan membersihkan parasitnya. Saya bertahan sekitar 30 detik, dengan menjaga jarak yang sopan.

Komputer selam saya menunjukkan bahwa saya hanya dua menit dari batas tanpa dekompresi, jadi saya mengakhiri perjumpaan itu dan mulai naik perlahan.

Perjumpaan seperti ini menggambarkan dengan sempurna mengapa kesabaran dan buoyancy begitu penting. Ketika penyelam tetap tenang dan memberi ikan ruang yang cukup, Mola Mola sering terus dibersihkan dalam waktu yang mengejutkan lamanya.

Profil penyelaman — Crystal Bay, 25 Juli 2026

Profil penyelaman yang menunjukkan kedalaman dan suhu saat perjumpaan Mola Mola di Crystal Bay, Nusa Penida
Profil penyelaman yang menunjukkan termoklin yang dijumpai di Crystal Bay.
  • Lokasi selam: Crystal Bay, Nusa Penida
  • Kedalaman maksimum: 32 m
  • Suhu terendah: sekitar 20 °C
  • Jarak pandang: sangat baik, terumbu terlihat sampai sekitar 40 m
  • Arus: ringan
  • Level penyelam: Advanced Open Water

Perjumpaan tak terlupakan lainnya – 10 Agustus 2026

Penyelam mengamati Mola alexandrini di Crystal Bay pada 10 Agustus 2026
Menjaga jarak yang sopan membuat Mola ini terus dibersihkan sementara kami mengamati dengan tenang.

Sedikit lebih dari dua minggu setelah perjumpaan pertama itu, Crystal Bay kembali memberi kejutan. Jarak pandang sangat baik dan ikannya mendekat begitu dekat sebelum berhenti di cleaning station-nya. Beberapa ikan layaran langsung mulai membersihkan parasit sementara Mola dengan tenang mengamati para penyelam di sekitarnya.

Momen seperti ini mengingatkan saya bahwa kesabaran sering berbuah. Perjumpaan terbaik terjadi ketika penyelam tetap diam, mengendalikan buoyancy, dan membiarkan ikan yang menentukan jaraknya. Individu ini tetap santai jauh lebih dari setengah menit sebelum perlahan menghilang kembali ke air biru.

Seberapa dalam Anda harus menyelam untuk melihat Mola Mola?

Untuk mengamati ikan matahari di Nusa Penida, umumnya disarankan menyelam sampai kedalaman sekitar 20 hingga 30 meter, kadang lebih dalam. Karena itu sertifikasi Advanced Open Water Diver disarankan untuk memaksimalkan peluang Anda. Kadang mereka juga terlihat dekat permukaan. Pada awal Agustus 2024 saya mencari Mola di kedalaman 35 meter di Crystal Bay. Dan saya menemukannya justru saat kembali naik ke … 5 meter. Jadi penyelam open water kami yang lain, bahkan yang sedang menjalani penyelaman pertama, ikut melihatnya!

Mola Mola terlihat di perairan dangkal Crystal Bay, Nusa Penida
Perjumpaan langka di perairan dangkal (sekitar 5 m) — ikan matahari biasanya berada di bawah 20 m

Namun kedalaman persisnya bergantung pada banyak faktor, seperti musim, suhu air, jarak pandang, dan ketersediaan makanan. Kami pernah melihat beberapa di dekat permukaan, bahkan melompat keluar dari air! Dan yang lain jauh lebih dalam …

Lokasi selam terbaik untuk Mola Mola di Nusa Penida

Beberapa lokasi di sekitar Nusa Penida menawarkan kondisi bagus untuk melihat Mola Mola selama musimnya (Juli sampai Oktober). Penyelaman ini biasanya dilakukan di sepanjang dinding dalam yang terbuka dan disapu arus, tempat ikan matahari naik untuk dibersihkan. Berikut titik-titik tempat saya paling sering menjumpainya.

Crystal Bay — lokasi acuan

Yang paling terkenal dan sering paling diandalkan. “Second corner” yang tersohor memungkinkan Anda menunggu ikan matahari di sisi selat dalam sambil tetap relatif terlindung dari arus. Jarak pandang biasanya sangat baik, tetapi airnya bisa jauh lebih dingin di kedalaman. 👉 Baca panduan lengkap lokasi selam Crystal Bay kami.

Gamat Bay — perjumpaan spektakuler mungkin terjadi

Terletak antara Toyapakeh dan Crystal Bay, lokasi ini memadukan topografi bawah air, arus sedang sampai kuat, dan akses cepat ke perairan dalam. Perjumpaan di sini bisa luar biasa — di sinilah saya pernah melihat sampai 14 Mola Mola dalam satu penyelaman. 👉 Baca panduan lengkap lokasi selam Gamat Bay kami.

SD Point, Ped & Sental — kondisi dinamis, kejutan menyenangkan

Kurang terkenal untuk ikan matahari tetapi sangat memuaskan, pesisir utara Nusa Penida punya lokasi terbuka seperti SD Point, Ped, dan Sental, tempat arus bisa sangat kuat. Mola Mola biasanya muncul di sepanjang dinding, sering pada kedalaman menengah. 👉 Baca panduan kami untuk Ped, SD Point, Sental, Buyuk & Tugu.

Toyapakeh — teknis tetapi menjanjikan

Terkenal dengan arusnya yang kuat, lokasi ini bisa memberi perjumpaan indah ketika kondisinya tepat. Umumnya hanya untuk penyelam berpengalaman yang ditemani pemandu lokal. 👉 Baca panduan lengkap lokasi selam Toyapakeh kami.

Blue Corner & Ceningan Wall — lokasi di Lembongan dan Ceningan

Di lepas pantai Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan, Blue Corner dan Ceningan Wall juga menawarkan kondisi bagus untuk Mola Mola pada musimnya. Penyelaman ini terbuka dan dalam, hanya untuk penyelam berpengalaman, karena arusnya kuat.

Tips memaksimalkan peluang melihat Mola Mola

Melihat ikan matahari tidak pernah dijamin, bahkan di puncak musim. Raksasa laut dalam ini tetap sulit ditebak, tetapi beberapa strategi jelas meningkatkan peluang Anda.

  • 🗓️ Menyelamlah beberapa hari berturut-turut. Perjumpaan sangat bervariasi dari hari ke hari — rencanakan setidaknya 2–3 hari menyelam di Nusa Penida.
  • 🐠 Pilih pusat selam yang berpengalaman secara lokal. Pemandu yang menyelam di sini sepanjang tahun tahu lokasinya, kondisinya, dan di mana ikan matahari paling sering muncul.
  • 🌊 Perhatikan laut dan cuaca. Laut berombak atau jarak pandang rendah membuat ikannya jauh lebih sulit ditemukan dan didekati.
  • 🌙 Pertimbangkan pasang surut dan arus. Mola Mola sering naik pada kondisi arus dan air dingin tertentu.
  • 🧭 Ikuti pemandu Anda di bawah air. Perjumpaan terjadi di dekat cleaning station yang dalam, jadi buoyancy yang baik dan posisi yang tepat sangat penting.

Penyelaman terbaik kami bersama Mola Mola

Perjumpaan pertama saya

Anda mungkin akan mengingat Mola Mola pertama Anda seumur hidup! Dalam kasus saya, itu terjadi pada 1 September 2017. Saya baru saja kembali ke Nusa Penida dari Paris. Setelah beberapa hari mencari, kami mendapat kondisi sempurna di Crystal Bay. Saya membawa GoPro, dan ketika melihat instruktur selam bergerak ke arah biru, saya berkata dalam hati: bingo! Di kedalaman 25 meter, yang pertama.

Pemandangannya ajaib, dan waktu seakan berhenti. Setelah itu saya melihat banyak lagi!

Mola Mola di Crystal Bay, Nusa Penida, saat perjumpaan pertama saya pada 2017
Mola Mola pertama saya — Crystal Bay, September 2017

Ikan matahari datang bertiga

Beberapa waktu kemudian kami menyelam di Ped bersama tamu. Di akhir penyelaman kami merasakan termoklin. Seekor ikan matahari pertama mendekat. Para tamu senang. Lalu yang kedua, semua orang sangat bersemangat. Tetapi ketika kami melihat yang ketiga, semua benar-benar takjub. Pemandu kelompok lain di sebelah kami sampai berjungkir balik di bawah air!

Tiga ikan matahari dalam satu penyelaman di Ped, Nusa Penida

14 Mola Mola di Bali

8 Oktober 2018. Kami bertiga di Gamat Bay. Tidak ada arus, hal yang cukup jarang, dan instruktur selam punya firasat bahwa layak untuk bergerak ke arah biru, ke selat. Dan di sana …

Kita dengar cerita Marion:

“Saat menyelam di sana, kami berhenti untuk mengagumi satu ikan matahari, lalu dua, lalu tiga, sampai kami sadar bahwa kami berada di jalan tol ikan matahari, dikelilingi empat belas ekor! Beruntung, katamu? Semua tergantung pemandunya! Jadi siapkan fin Anda!”

Beberapa Mola Mola berkumpul di Gamat Bay, Nusa Penida
Hari ketika kami menghitung 14 ikan matahari di Gamat Bay — Oktober 2018

Kombinasi Mola Mola – pari manta

14 September 2023. Sehari sebelumnya kami melihat hiu paus di Manta Point bersama pusat selam Dune Penida. Jadi kami sangat ingin melihatnya lagi… Kami langsung masuk air di dinding Manta Point. Kami menyelam bersama Fhon, teman sekaligus instruktur selam dari Phuket, yang membawa kamera besarnya. Kami melihat pari manta pertama, lalu yang kedua.

Lalu Karl, course director Dune Penida, mulai memberi isyarat besar. Ia melihat seekor ikan matahari. Kami berenang ke arahnya dan melihat yang kedua! Fhon mengambil foto indah ini dan baru menyadari setelahnya bahwa kedua ikan matahari ada dalam fotonya. Ia begitu fokus sampai hanya melihat satu! Anda bisa menonton video saya di akhir artikel ini.

Dua Mola Mola dan seekor pari manta bersama di Manta Point, Nusa Penida
2 Mola Mola dan seekor pari manta (foto Fhon)

3 ikan matahari di lokasi selam Sental pada 20 Juli 2024

Saat kami turun ke kedalaman, kami menemui termoklin dan airnya menjadi dingin. Pemandangan banyak ikan layaran yang menunggu untuk membersihkan parasit dari Mola Mola yang megah mendorong kami turun lebih dalam. Kegembiraan memuncak ketika kami pertama melihat pari marmer melintas anggun. Beberapa saat kemudian, bukan satu, melainkan dua ikan matahari megah muncul di depan mata kami! Dan tepat ketika kami mengira tak bisa lebih baik lagi, ikan matahari ketiga ikut bergabung.

Dua Mola Mola berdampingan di lokasi selam Sental, Nusa Penida
Dua ikan matahari di kedalaman 37 m, lokasi selam Sental — Juli 2024

Raksasa lembut ini luar biasa tenang, membiarkan kami bertahan di kedalaman 37 meter selama beberapa menit berharga, mengamati kehadiran mereka yang damai. Akhirnya mereka memutuskan kembali ke biru dalam, meninggalkan kami dengan rasa kagum. Musim ikan matahari berlangsung Juli sampai Oktober, dan kami senang bisa sering melihatnya sekarang bersama Dune Penida Dive Center. Jangan lewatkan kesempatan menyaksikan makhluk luar biasa ini dari dekat!

Ikan matahari di lokasi selam Sental, Juli 2024

4 ikan matahari dan seekor pari manta

31 Agustus 2019. Célia, yang bergabung dengan pusat selam sepanjang 2019 sebagai instruktur, membawa tamunya ke Manta Point. Dan di sana, bingo lagi: 4 ikan matahari yang indah bersama seekor pari manta! Christine dan Jean-Philippe, kandidat dive master di pusat selam Dune, mengambil foto-foto yang luar biasa.

Penyelam memotret empat Mola Mola bersama seekor pari manta di Manta Point, Nusa Penida
Empat ikan matahari dan seekor pari manta di Manta Point — Agustus 2019

Ada tempat lain untuk melihat ikan matahari di Bali

13 November 2019. Kami melakukan perjalanan singkat ke Gili Tepekong, di depan Padang Bai. Perjalanan kapalnya menyenangkan dari Toyapakeh di Nusa Penida, tempat kapal kami berpangkalan. Saya akan lama mengingat penyelaman pertama di pagi hari, yang jelas bukan perjalanan tenang. Tetapi juga yang kedua, dengan seekor ikan matahari raksasa yang mengikuti kami hampir sepanjang penyelaman.

Mola Mola raksasa mengikuti penyelam di Gili Tepekong, dekat Padang Bai, Bali
Ikan matahari raksasa di Gili Tepekong, dekat Padang Bai

Siap bertemu Mola Mola pertama Anda?

Pusat selam Dune Penida dengan senang hati akan memandu Anda ke berbagai lokasi selam di Nusa Penida dan Bali. Ikan matahari bisa terlihat sepanjang tahun, tetapi kalau Anda ingin memaksimalkan peluang, jadwalkan perjalanan Anda antara Juli dan Oktober. Dan usahakan merencanakan beberapa hari menyelam, karena peluangnya tidak 100 %.

Menyelam bersama Mola Mola di Nusa Penida — rekaman saya sendiri (12 September 2025)
Mola Mola dekat permukaan di Nusa Penida, Bali
Ikan matahari berenang di perairan dangkal Nusa Penida

Beberapa pusat selam akan menawarkan Anda menyelam di Crystal Bay setiap hari sampai bertemu satu. Tetapi seindah apa pun lokasinya, Anda akan cepat bosan dengan second corner Crystal Bay. Seperti yang Anda baca di atas, ikan ini bisa ditemukan di semua lokasi selam Nusa Penida. Yang penting hanyalah memilih pemandu selam yang tepat.

Penyelam mengamati Mola Mola bersama pusat selam Dune Penida, Nusa Penida
Mengamati ikan matahari dalam penyelaman berpemandu bersama Dune Penida

Peluang bertemu ikan matahari saat discovery dive kecil, karena kami biasanya menemukannya di bawah batas kedalaman maksimum 12 meter untuk penyelam discovery.

Mola Mola di perairan terbuka Nusa Penida, Bali
Ikan matahari di air biru terbuka perairan Nusa Penida

Namun kalau Anda sudah bersertifikat, kami bisa mengajak Anda mencarinya dalam fun dive atau diving safari. Sangat mungkin juga memanfaatkan kursus open water, advanced open water, rescue diver, atau dive master untuk bertemu ikan matahari. Sekaligus menikmati seluruh flora dan fauna Nusa Penida yang menakjubkan. Bagaimanapun, penyelaman yang sangat indah menanti Anda!

Sumber tambahan

Kalau Anda ingin tahu lebih banyak, jangan lewatkan sumber tambahan kami tentang Bali dan Panduan Perjalanan Nusa Penida kami. Anda juga bisa menyelami lebih dalam kehidupan laut kawasan ini lewat halaman khusus kami tentang pari manta, hiu, dan nudibranch, yang semuanya umum dijumpai di sekitar Bali dan Nusa Penida. Dan kalau Anda punya pertanyaan tentang menyelam di Bali atau Indonesia, jangan ragu menghubungi kami — kami senang terhubung dengan penyelam maupun calon penyelam dan berbagi kecintaan kami pada dunia bawah laut yang luar biasa ini.

Roy, instruktur selam di Dune Penida, di permukaan dengan pelampung SMB, Nusa Penida

Ingin menyelam bersama Mola Mola? Tanya Roy

Roy adalah instruktur selam asal Indonesia di Dune Penida yang memahami kondisi harian, arus, dan kehidupan laut di sekitar Nusa Penida. Sampaikan level sertifikasi, pengalaman, dan tanggal Anda, dan ia akan membantu merencanakan penyelaman yang tepat.

Tentang panduan ini

Panduan ini dibuat oleh Blaise Jaeger bersama Roy, instruktur selam di Dune Penida sekaligus fotografer bawah air. Blaise adalah PADI Master Scuba Diver dengan lebih dari 700 penyelaman tercatat, ratusan di antaranya di sekitar Nusa Penida sejak pertama kali menemukan pulau ini pada 2015 dan membuka pusat selam PADI pertama di Nusa Penida pada 2017.

Roy sudah menyelam di sekitar Nusa Penida selama bertahun-tahun dan menyumbangkan pengetahuan lokal, pengamatan musiman, serta fotografi bawah air untuk banyak panduan yang diterbitkan di situs ini. Ia juga menyumbangkan banyak foto dalam artikel ini.

Tujuan kami sederhana: menyajikan informasi yang akurat dan berbasis pengalaman, yang membantu penyelam menemukan kehidupan laut dan lokasi selam Nusa Penida yang luar biasa dengan aman.

Kapal dan tim pusat selam Dune Penida, Nusa Penida

Panduan Menyelam Nusa Penida

Panduan Menyelam Nusa Penida lengkap: lokasi selam terbaik, pari manta, musim Mola Mola, drift dive, kondisi, kursus PADI, dan saran perjalanan praktis.

Penyelam bersama pari manta di Manta Point, Nusa Penida

Lokasi selam terbaik di Bali

20 lokasi selam terbaik di Bali di sekitar Nusa Penida, Padang Bai, dan Bali Utara: pari manta, ikan matahari, hiu, drift dive, dan terumbu karang yang hidup.

Titik pandang Kelingking Beach, Nusa Penida

Panduan perjalanan Nusa Penida

Panduan Perjalanan Nusa Penida lengkap: cara ke sana, tempat menginap, pantai terbaik, pura, titik pandang, dan tips praktis untuk merencanakan petualangan Anda di pulau ini.

FAQ – Mola Mola (ikan matahari) di Bali

Di mana bisa melihat Mola Mola di Bali?

Di sekitar Nusa Penida, terutama di Crystal Bay dan lokasi selam terdekat seperti Gamat Bay, Manta Point, Sental, dan Ped.

Kapan musim Mola Mola di Bali?

Dari Juli sampai Oktober, selama musim upwelling air dingin. Saat itulah air yang lebih dingin membawa ikan matahari naik ke kedalaman yang bisa diselami.

Bisakah melihat Mola Mola sepanjang tahun?

Jarang — perjumpaan umumnya musiman dan terpusat antara Juli dan Oktober.

Berapa dalam menyelam untuk melihat Mola Mola?

Umumnya antara 20 dan 40 meter, karena itu sertifikasi Advanced Open Water disarankan. Sesekali mereka naik dekat permukaan.

Apakah sulit melihat Mola Mola?

Ya, perjumpaan tidak dijamin dan bergantung pada musim, kondisi, serta pemandu Anda. Rencanakan beberapa penyelaman untuk memperbesar peluang.

Bisakah pemula melihat Mola Mola?

Mungkin saja, tetapi penyelam tingkat lanjut punya peluang lebih besar karena ikan matahari biasanya berada di kedalaman.

Apakah menyelam untuk melihat Mola Mola berbahaya?

Kondisinya bisa menantang karena arus kuat dan air dingin, jadi menyelamlah bersama pemandu berpengalaman yang mengenal lokasinya.

Mengapa Mola Mola datang ke Nusa Penida?

Untuk mendatangi cleaning station saat upwelling air dingin, tempat ikan layaran membersihkan parasit mereka.

Berapa ukuran Mola Mola?

Panjangnya sampai 3 meter dan beratnya lebih dari 2 ton — ikan bertulang sejati terberat di dunia.

Bisakah snorkeling bersama Mola Mola?

Sangat jarang — mereka biasanya berada di kedalaman, jadi menyelam adalah cara untuk melihatnya.

Apa lokasi selam terbaik untuk Mola Mola?

Crystal Bay adalah yang paling terkenal dan paling diandalkan, tetapi mereka bisa muncul di lokasi selam mana pun di sekitar Nusa Penida.

Adakah waktu terbaik dalam sehari untuk melihat Mola Mola?

Tidak ada waktu terbaik yang terbukti. Yang paling menentukan adalah musim (Juli–Oktober), lokasi selam, dan terutama pemandu yang tahu ke mana harus mencari. Pada 2026 semua perjumpaan saya terjadi di sore hari, ketika Crystal Bay jauh lebih sepi, tetapi itu tetap pengamatan lapangan, bukan aturan.

Berapa tingkat keberhasilannya?

Sekitar 10–30 % per penyelaman pada puncak musim, dan mendekati satu dari tiga dengan pemandu yang benar-benar mengenal lokasinya. Angkanya berubah menurut suhu air dan kondisi.

Berapa suhu air saat musim Mola Mola?

Antara Juli dan Oktober, termoklin bisa menurunkan suhu air sampai sekitar 16–22 °C tergantung kedalaman, jadi wetsuit 5 mm disarankan.

Apakah Mola Mola berbahaya bagi manusia?

Tidak. Ikan matahari sepenuhnya tidak berbahaya — geraknya lambat, tenang, dan cuek terhadap penyelam.

Bisakah melihat Mola Mola di tempat lain di Bali?

Ya, terutama di lepas pantai Padang Bai (Gili Tepekong, Mimpang, Biaha), meski perjumpaan di sana kurang rutin dibandingkan Nusa Penida.

Tentang penulis — Blaise Jaeger

Blaise Jaeger adalah penyelam yang tinggal di Nusa Penida dan membuka pusat selam PADI pertama di pulau ini pada 2017. Ia telah mencatat ratusan penyelaman di Nusa Penida dan Bali — dan pernah menghitung sampai 14 Mola Mola dalam satu penyelaman. Setiap perjumpaan, kedalaman, dan tips dalam panduan ini berasal dari pengalamannya sendiri di bawah air.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Scroll to Top