Nyepi 2027 di Bali jatuh pada Senin, 8 Maret 2027.
Nyepi adalah Hari Raya Nyepi (Hari Sunyi) yang terkenal di Bali. Pada hari ini, seluruh pulau berhenti total:
- tidak ada penerbangan
- tidak ada transportasi
- tidak ada aktivitas
- tidak ada lampu
Nyepi adalah perayaan paling unik di Bali dan salah satu pengalaman budaya paling memukau di dunia. Dan pawai Ogoh-Ogoh pada malam sebelum Nyepi — yaitu pada malam Minggu, 7 Maret 2027 — merupakan salah satu festival paling spektakuler di Bali. Nyepi berlangsung setiap tahun pada tanggal yang berbeda, biasanya di bulan Maret, karena mengikuti kalender Saka yang berdasarkan peredaran bulan.
👉 Dalam panduan ini, Anda akan menemukan tanggal pasti 2027, aturannya, festival Ogoh-Ogoh, beserta penjelasan semua upacara lainnya di Bali.
Sekilas tentang upacara utama di Bali
Bali terkenal dengan budayanya yang semarak dan banyaknya upacara keagamaan yang berlangsung sepanjang tahun. Yang paling penting di antaranya meliputi:
- Nyepi – Hari Raya Nyepi (Hari Sunyi) yang terkenal
- Galungan & Kuningan – merayakan kemenangan kebaikan atas kejahatan
- Odalan – peringatan ulang tahun pura yang diadakan setiap 210 hari
- Ngaben – upacara kremasi tradisional Bali
👉 Mengunjungi Bali saat upacara-upacara ini berlangsung adalah salah satu pengalaman paling autentik dan berkesan di pulau ini.

Kalender Upacara Bali 2027
Upacara di Bali mengikuti dua kalender tradisional: kalender Pawukon (siklus 210 hari) dan kalender Saka (berdasarkan peredaran bulan).
👉 Akibatnya, perayaan berlangsung sepanjang tahun, dengan tanggal yang berubah setiap tahunnya.
🎎 Festival Utama Bali 2027
- Nyepi (Tahun Baru Bali / Hari Sunyi): Senin, 8 Maret 2027
- Pawai Ogoh-Ogoh (malam sebelum Nyepi): Minggu, 7 Maret 2027
- Galungan (kemenangan Dharma atas Adharma): 13 Januari & 11 Agustus 2027
- Kuningan (akhir periode Galungan): 23 Januari & 21 Agustus 2027
- Saraswati (dewi ilmu pengetahuan): 29 Mei 2027
- Pagerwesi (kekuatan spiritual): 2 Juni 2027
- Nyepi Laut / Nyepi Segara (hanya di Nusa Penida): 15 September 2027
🔄 Upacara Berulang Sepanjang Tahun
Selain festival besar, banyak ritual yang berlangsung secara rutin:
- Odalan → ulang tahun pura, setiap 210 hari
- Kajeng Kliwon → setiap 15 hari (hari spiritual yang penting)
- Tumpek → setiap 35 hari (menghormati alam, benda, dan kehidupan)
👉 Ini berarti bahwa hampir selalu ada upacara yang berlangsung di suatu tempat di Bali, baik di desa-desa maupun di pura-pura.
🌴 Tips untuk Wisatawan
Jika Anda ingin merasakan upacara adat Bali:
- Kunjungi pura-pura setempat
- Tanyakan kepada hotel Anda atau penduduk setempat tentang acara yang sedang berlangsung
- Periksa kalender Bali sebelum perjalanan Anda
Dua kalender Bali
Upacara, perayaan, dan acara mengikuti dua kalender berbeda yang digunakan oleh masyarakat Bali:
- Kalender Pawukon, yang satu tahunnya hanya terdiri dari 210 hari
- Kalender Saka, yang berasal dari sistem India. Setiap bulan dimulai dengan bulan baru, momen untuk upacara-upacara besar.
Perayaan utama di Bali
Perayaan Odalan
Odalan merayakan kedatangan para dewa pada peringatan hari berdirinya setiap pura. Upacara ini berlangsung setiap 210 hari sejak pura didirikan (sekali per tahun dalam siklus Pawukon). Dengan demikian, tanggalnya berbeda untuk setiap pura. Beberapa upacara Odalan hanya berlangsung 1 hingga 3 hari, sementara yang lain bisa berlangsung hingga satu bulan. Setelah upacara keagamaan utama selesai, Odalan lebih menjadi ajang sosial untuk berkumpul dengan tetangga.
Perayaan Galungan dan Kuningan
Galungan merayakan penciptaan alam semesta, kemenangan kebaikan, Dharma, atas kejahatan, Adharma. Perayaannya selalu berlangsung pada hari Rabu. Persiapan perayaan dimulai pada hari Senin sebelumnya, dengan menyiapkan kue-kue yang akan dijadikan persembahan. Kemudian, pada hari Selasa, para pria menyiapkan hidangan pesta (mereka menyembelih babi, untuk diolah menjadi sate dan lawar) dan para wanita menyiapkan persembahan. Setiap rumah harus memasang Penjor, sebuah bambu tinggi yang dihiasi persembahan berwarna-warni, sebelum hari Penampahan, yaitu sehari sebelum Galungan.
Perayaan ini berlangsung 10 hari dan berakhir dengan Kuningan, yang merayakan penyucian. Pada hari yang sama, roh para leluhur meninggalkan pura keluarga mereka.
Tanggal Galungan / Kuningan berikutnya di Bali adalah:
- Galungan: 13 Januari 2027 & 11 Agustus 2027
- Kuningan: 23 Januari 2027 & 21 Agustus 2027

Perayaan Saraswati
Saraswati merayakan dewi ilmu pengetahuan. Perayaan ini terutama dirayakan oleh anak-anak, yang berdoa dan membawa persembahan ke pura sekolah mereka. Masyarakat Bali juga menghormati sang dewi dan buku-buku dengan memercikkan air suci.
Tanggal Saraswati berikutnya di Bali:
- 29 Mei 2027
Perayaan Pagerwesi
Pagerwesi adalah perayaan untuk penguatan spiritual dan pengembangan kekuatan individu melawan kejahatan. Pager berarti: pagar dan Wesi: besi. Oleh karena itu, ini berarti setiap orang harus melindungi diri dengan benteng yang kuat melawan kekuatan jahat. Semua masyarakat Bali meletakkan persembahan di pura keluarga mereka dan di pura-pura lain agar terlindungi dari segala unsur negatif.
Tanggal Pagerwesi berikutnya di Bali:
- 2 Juni 2027
Perayaan Tumpek
Setiap 35 hari, masyarakat Bali memberikan persembahan kepada benda-benda atau harta yang berharga. Tanggal Tumpek 2027 berikutnya adalah:
- Alat musik, topeng, dan busana yang digunakan dalam upacara (Tumpek Krulut): 1 Agustus 2026, 27 Februari & 25 September 2027
- Hewan peliharaan dan terutama ternak (Tumpek Kandang): 5 September 2026, 3 April 2027
- Wayang (Tumpek Wayang): 10 Oktober 2026, 8 Mei 2027
- Benda-benda dari besi seperti mobil, sepeda motor, televisi, pisau… (Tumpek Landep): 14 November 2026, 12 Juni 2027
- Dan pepohonan (Tumpek Uduh): 19 Desember 2026, 17 Juli 2027
Kajeng Kliwon
Pada hari Kajeng Kliwon, umat Hindu Bali menyucikan diri agar memperoleh kekuatan dan tenaga. Hari ini juga baik untuk pamusapati, sebuah upacara di mana roh diundang masuk ke dalam benda-benda sakral seperti barong, rangda, topeng, jimat, keris, dan sebagainya untuk memberikan kekuatan spiritual.
Ada dua Kajeng Kliwon: Kajeng Kliwon Uwudan dan Kajeng Kliwon Enyitan. Kajeng Kliwon Uwudan menetralkan kekuatan negatif dan Kajeng Kliwon Enyitan meningkatkan kekuatan positif.
Ritual kedua upacara ini didasarkan pada ketulusan dan kejujuran.

Perayaan Nyepi
Nyepi adalah Tahun Baru Bali (menurut kalender Saka). Nyepi berlangsung di bulan Maret atau April menurut kalender Bali. Pada tahun 2027, Nyepi jatuh pada Senin, 8 Maret.
Ini merupakan hari hening dan meditasi, untuk memfokuskan kembali diri dan membebaskan pikiran dari emosi negatif. Keheningan ini bertujuan meyakinkan para roh jahat bahwa pulau ini telah ditinggalkan, sehingga mereka tidak akan kembali mengganggu para penghuninya.
Setelah beberapa kali menghabiskan Nyepi di Nusa Penida, saya dapat memastikan bahwa keheningan di sini benar-benar total — tidak ada suara mesin, tidak ada musik, tidak ada lampu, hanya bintang-bintang di atas. Tanpa diragukan lagi, inilah hari paling kuat dan mengharukan sepanjang tahun di pulau ini.
Apa yang terjadi saat Nyepi di Bali?
Saat Nyepi, seluruh pulau Bali berhenti beraktivitas, dan orang-orang tidak diperbolehkan keluar dari rumah, hotel, atau vila mereka. Semua usaha tutup, dan tidak ada lampu, musik, atau keributan yang diperbolehkan. Bahkan bandara pun ditutup untuk hari itu. Namun, layanan publik, seperti rumah sakit dan pemadam kebakaran, tetap buka untuk keadaan darurat.
Pecalang, petugas keamanan adat, berpatroli di jalan-jalan untuk memastikan ketenangan dan kedamaian Nyepi tetap terjaga. Oleh karena itu, tidak ada polusi cahaya maupun suara, yang berarti kondisi ideal untuk bermeditasi dan memandang bintang-bintang! Namun, Anda perlu memesan hotel atau resor yang tepat yang akan menyediakan makanan dan minuman untuk Anda.
Nyepi didahului oleh Melasti, yang dirayakan di seluruh pulau Bali. Ini merupakan upacara penyucian besar. Pada kesempatan ini, masyarakat Bali pergi ke laut atau ke sumber air alami untuk menyucikan tubuh dan benda-benda sakral mereka. Namun, sehari sebelum Nyepi, persimpangan jalan utama menerima persembahan besar yang bertujuan mengusir roh-roh jahat.

Pawai Ogoh-Ogoh
Apa itu festival Ogoh-Ogoh? Sehari sebelum Nyepi, yang dikenal sebagai Ngrupuk, orang-orang turun ke jalan untuk membuat keributan guna mengusir roh-roh jahat. Wisatawan dapat menikmati pemandangan masyarakat Bali yang mengarak patung-patung buatan tangan berbentuk setan dan roh jahat yang disebut ogoh-ogoh. Simbal dan petasan mengiringi arak-arakan untuk menakuti roh-roh jahat. Pada tahun 2027, pawai Ogoh-Ogoh berlangsung pada malam Minggu, 7 Maret — malam sebelum Nyepi.
Yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat Nyepi di Bali
Untuk menghormati budaya dan tradisi Nyepi, pengunjung dan penduduk disarankan untuk mematuhi aturan boleh dan tidak boleh berikut dengan ketat.
YANG BOLEH
- Hormati adat dan tradisi Nyepi, yang merupakan hari suci bagi masyarakat Bali
- Tetap berada di dalam akomodasi atau vila Anda, dan gunakan waktu ini untuk refleksi diri, meditasi, atau bersantai
- Jika hotel Anda tidak menyediakan makanan selama Nyepi, siapkan persediaan makanan dan minuman yang cukup untuk sepanjang hari.
- Karena ATM biasanya tidak aktif pada hari sebelum Nyepi, sebaiknya tarik uang tunai terlebih dahulu untuk berjaga-jaga.
- Pesan akomodasi Anda lebih awal karena banyak hotel dan vila penuh terpesan selama Nyepi.
- Pada hari-hari menjelang Nyepi, Anda mungkin menjumpai penutupan jalan untuk upacara adat. Jika hal ini terjadi, harap bersabar dan cari jalur alternatif. Hindari berdebat dengan petugas keamanan.
- Untuk menunjukkan rasa hormat terhadap tradisi Nyepi, matikan semua lampu dan perangkat elektronik, terutama jika terlihat dari luar.
YANG TIDAK BOLEH
- Melanggar pembatasan Nyepi dengan keluar dari akomodasi atau vila Anda, membuat keributan, atau menggunakan segala bentuk transportasi
- Mengambil foto atau video selama Nyepi, yang dianggap tidak sopan dan mengganggu
- Melakukan aktivitas apa pun yang mengganggu kedamaian dan keharmonisan hari itu, seperti merokok, minum minuman keras, atau berpesta
- Mengabaikan adat dan tradisi Nyepi, atau menganggapnya sekadar hari libur atau liburan biasa
- Lupa menyiapkan makanan, air, dan uang tunai yang cukup sehari sebelumnya, karena toko, ATM, dan transportasi semuanya berhenti
Nyepi adalah kesempatan untuk terhubung dengan diri sendiri, dengan alam, dan dengan masyarakat Bali secara bermakna.

Nyepi di Nusa Penida
Karena Hari Raya Nyepi berasal dari Nusa Penida, penduduknya menjalankan tradisi ini dengan ketat. Selama Hari Nyepi, yang jatuh pada Senin, 8 Maret 2027, listrik PLN akan dibatasi hanya untuk menyalakan kulkas, pemanas air, peralatan medis, dan penerangan bagi warga yang sakit, mereka yang memiliki bayi berusia 6 bulan ke bawah, serta upacara Yadnya (hanya untuk penerangan yang penting). Diharapkan juga tidak ada kapal dari atau menuju Nusa Penida pada sore hari Minggu, 7 Maret (sehari sebelumnya). Untuk mengetahui lebih lanjut, Anda dapat membaca tentang sejarah Nyepi.
Bagi para wisatawan, ini berarti bahwa di mana pun di kepulauan Nusa Penida, semuanya akan tutup (toko, transportasi, restoran, dll.). Tidak akan ada listrik dan tidak ada internet. Tidak boleh menyalakan api. Anda tidak diperbolehkan keluar ke jalan. Jadi, yang terbaik adalah meluangkan waktu untuk menikmati bintang-bintang di malam hari (tanpa polusi cahaya) dan ketenangan, serta bermeditasi. Tetapi juga bersiaplah dengan menyetok air dan makanan sehari sebelum Nyepi. Atau pilihlah hotel dan resor yang tepat, sebaiknya dengan kolam renang, yang akan menyediakan makanan dan minuman untuk Anda.
Nyepi 2027 dan Nyepi 2028 di Bali jatuh pada:
- Nyepi 2027: Senin, 8 Maret 2027
- Nyepi 2028: 26 Februari 2028
Nyepi Segara di Nusa Penida (Nyepi Laut)
Versi maritim dari Hari Raya Nyepi disebut Nyepi Laut atau Nyepi Segara, yang hanya dilaksanakan di 3 pulau Nusa Penida. Pada hari itu, tidak ada aktivitas kelautan di Nusa Penida, Nusa Lembongan, dan Nusa Ceningan. Tidak ada kapal untuk menuju atau meninggalkan pulau, tidak ada kapal antarpulau, tidak ada scuba diving, tidak ada snorkeling. Dan tidak ada aktivitas yang melibatkan laut, seperti berenang atau berjalan di pantai.
Tujuan hari ini adalah untuk menghormati dan memuliakan Dewa Baruna, penguasa laut dan samudra. Praktik ritual ini dimulai pada abad ke-17, pada masa pemerintahan Dalem Waturenggong di kabupaten Klungkung. Praktik ritual hari ini meliputi meditasi dan kontemplasi hening tentang pentingnya lingkungan perairan. Itulah sebabnya pada hari itu lebih baik mengenakan kain sarung untuk menutupi kaki dan kemeja atau blus sopan untuk menutupi bahu.
Nyepi Segara (Nyepi Laut) berlangsung pada bulan purnama keempat menurut kalender Bali.
Tanggal Nyepi Laut berikutnya di Nusa Penida:
- 26 September 2026
- 15 September 2027
Ngaben (upacara kremasi)
Ngaben, upacara kremasi tradisional Bali, adalah ritual Hindu yang sakral untuk menghormati orang yang telah meninggal dan mengantarkan roh mereka ke alam baka. Ini merupakan acara yang semarak dan rumit, mencerminkan keyakinan masyarakat Bali tentang reinkarnasi dan sifat siklus kehidupan. Upacara ini melibatkan serangkaian ritual yang rumit, termasuk doa, persembahan, dan pembuatan menara kremasi yang berhias (bade). Atau sarkofagus sakral berbentuk lembu (lembu).

Para anggota keluarga, yang mengenakan busana upacara, mengiringi arak-arakan menuju lokasi kremasi, tempat para pendeta melakukan pemberkatan sebelum jenazah dibakar. Berbeda dengan kebiasaan berkabung di banyak budaya, Ngaben merupakan acara yang penuh sukacita, karena dipandang sebagai pembebasan roh dari ikatan duniawi, sehingga memungkinkannya melanjutkan perjalanan spiritualnya. Kemegahan upacara ini bervariasi tergantung pada status keluarga, dengan keluarga kerajaan dan bangsawan sering menyelenggarakan arak-arakan yang besar dan rumit. Namun, dalam beberapa kasus, upacara Ngaben massal diadakan untuk mengakomodasi keluarga-keluarga yang tidak mampu membiayai kremasi secara perorangan.

Hari Kemerdekaan Indonesia
Pada tanggal 17 Agustus, masyarakat Indonesia merayakan kemerdekaan dengan mengadakan upacara pengibaran bendera di sekolah dan kantor. Cobalah untuk menghadiri beberapa permainan sore yang diselenggarakan di banyak desa dan kota! Namun, di mana pun Anda berada di Bali, Anda akan melihat bendera Indonesia di mana-mana!
Hari Kemerdekaan:
- 17 Agustus
Hari libur nasional Indonesia 2026
Daftar hari libur nasional pada tahun 2026 adalah sebagai berikut:
- 1 Jan (Kam): Tahun Baru
- 16 Jan (Jum): Isra Mikraj
- 17 Feb (Sel): Tahun Baru Imlek
- 19 Mar (Kam): Hari Raya Nyepi
- 21–22 Mar (Sab-Min): Idul Fitri
- 3 Apr (Jum): Jumat Agung
- 5 Apr (Min): Paskah
- 1 Mei (Jum): Hari Buruh
- 14 Mei (Kam): Kenaikan Isa Almasih
- 27 Mei (Rab): Idul Adha
- 31 Mei (Min): Hari Raya Waisak
- 1 Jun (Sen): Hari Lahir Pancasila
- 16 Jun (Sel): Tahun Baru Islam
- 17 Agu (Sen): Hari Kemerdekaan
- 25 Agu (Sel): Maulid Nabi Muhammad
- 25 Des (Jum): Hari Natal
Cuti Bersama
‘Cuti Bersama’ adalah istilah yang berarti “berlibur bersama atau menjembatani jeda hari libur”. Hari-hari ini mengganti hari libur nasional yang, misalnya, jatuh pada hari Sabtu atau Minggu. Untuk Idul Fitri, karyawan dapat mengambil cuti selama seminggu untuk pulang ke kampung halaman atau desa mereka guna merayakan hari raya bersama keluarga. Cuti Bersama tidak bersifat tetap; sepanjang tahun, dan tergantung pada situasi, pemerintah dapat menambahkannya. Perlu Anda ketahui bahwa Cuti Bersama dipotong dari jatah cuti tahunan, tidak seperti hari libur nasional yang justru ditambahkan. Perusahaan swasta tidak wajib menerapkannya, tetapi beberapa perusahaan besar melakukannya.
Daftar cuti bersama untuk tahun 2026 adalah:
- 16 Feb (Sen): Tahun Baru Imlek
- 18 Mar (Rab): Hari Raya Nyepi
- 20, 23, 24 Mar (Jum, Sen, Sel): Idul Fitri
- 15 Mei (Jum): Kenaikan Isa Almasih
- 28 Mei (Kam): Idul Adha
- 24 Des (Kam): Hari Natal

Panduan Wisata Nusa Penida
Rencanakan perjalanan Anda ke Nusa Penida dengan panduan dari pakar lokal kami: pantai, spot diving, hotel, tips transportasi, rencana perjalanan, dan saran musiman.

Tempat menginap di Nusa Penida
Cara memilih tempat menginap di Nusa Penida di antara 500 hotel yang terdaftar. Bintang 5, hotel butik, glamping, atau bungalow yang menawan?

15 tempat wisata teratas di Nusa Penida
Setelah lebih dari 10 tahun menjelajahi Nusa Penida, saya telah memperbarui daftar 15 tempat paling menakjubkan untuk dilihat di pulau ini — mulai dari pantai memukau hingga tebing yang dramatis.
FAQ – Upacara Adat Bali & Nyepi
Apa itu Hari Raya Nyepi di Bali?
Nyepi, Hari Raya Nyepi (Hari Sunyi), adalah Tahun Baru Bali. Seluruh pulau berhenti beraktivitas selama 24 jam tanpa aktivitas, lampu, atau perjalanan.
Kapan Nyepi 2027?
Nyepi 2027 jatuh pada Senin, 8 Maret 2027. Pawai Ogoh-Ogoh berlangsung pada malam sebelumnya, yaitu Minggu, 7 Maret 2027.
Kapan Nyepi 2028?
Nyepi 2028 jatuh pada 26 Februari 2028.
Apakah Nyepi berubah setiap tahun?
Ya. Nyepi mengikuti kalender Saka yang berdasarkan peredaran bulan, sehingga tanggalnya bergeser setiap tahun — jatuh pada 8 Maret di tahun 2027 dan 26 Februari di tahun 2028.
Apakah bandara Bali ditutup saat Nyepi?
Ya. Bandara Ngurah Rai (Denpasar) ditutup selama 24 jam dan tidak ada penerbangan yang tiba atau berangkat pada Hari Nyepi (8 Maret 2027). Rencanakan kedatangan dan keberangkatan Anda di sekitar tanggal tersebut.
Bolehkah keluar saat Nyepi?
Tidak, semua orang—termasuk wisatawan—harus tetap berada di dalam akomodasi mereka dan menghormati keheningan.
Apakah wisatawan harus mematuhi aturan Nyepi?
Ya, semua orang harus tetap berada di dalam akomodasi mereka dan menghormati aturan keheningan.
Apa yang terjadi saat Nyepi di Bali?
Seluruh pulau berhenti total:
- tidak ada aktivitas
- tidak ada transportasi
- tidak ada penerbangan
- tidak ada lampu
Apakah ada upacara di Bali setiap hari?
Ya, upacara berlangsung setiap hari di seluruh Bali, tergantung pada kalender Pawukon dan Saka.
Apa itu upacara adat Bali?
Upacara adat Bali adalah ritual keagamaan Hindu yang dilakukan sepanjang tahun, yang berakar kuat dalam budaya dan kehidupan sehari-hari masyarakat Bali.
Kapan Galungan dan Kuningan di tahun 2027?
- Galungan: 13 Januari & 11 Agustus 2027
- Kuningan: 23 Januari & 21 Agustus 2027
Apa itu Nyepi Segara di Nusa Penida?
Nyepi Segara adalah “Hari Sunyi di laut”, saat semua aktivitas kelautan dihentikan di sekitar Nusa Penida. Pada tahun 2027 jatuh pada 15 September.
Kapan waktu terbaik untuk menyaksikan upacara di Bali?
Sepanjang tahun, terutama saat festival besar seperti Nyepi, Galungan, dan Kuningan.
